Petani sebagai Jantung Negara Petani sebagai Jantung Negara | Zona Informasi

Petani sebagai Jantung Negara

Petani sebagai Jantung Negara, Petani yang dianggap dengan lingkungan yang kotor, kumuh dan mainan dilumpur, hal ini membuat para generasi muda tidak mau menjadi seorang petani. Akan tetapi bagaimana negara ini tanpa adanya petani pasti penduduknya akan kekurangan bahan pangan dan import bahan pangan dari negara lain, sedangkan Indonesia merupakan sumber bahan pangan tersubur di dunia.

Petani sebagai Jantung Negara
img:google

Petani sebagai Jantung Negara

Petani adalah pekerjaan yang sangat di perlukan terutama di negara Indonesia ini, karena tanah kita yang subur sudah seharusnya kita memanfaatkan lahan pertanian kita semaksimal mungkin, akan tetapi bagaimana kondisi pertanian kita sekarang ini? banyak sekali lahan pertanian kita yang di rubah dan digunakan mennjadi lahan industri, padahal ini dapat merusak kesuburan tanah dan menggangu proses pertanian kita, coba kita lihat saja sekarang ini, lahan kita yang luas dan melimpah ini masih saja impor beras dan bahan pangan dari negara lain, ini tidak lain karena kita kekurangan bahan pangan pastinya, kalau kita memiliki kesediaan bahan pangan yang cukup tidak perlu susah- susah untuk mengimpor bahan pangan dari negara lain.

Kita bayangkan saja apabila dengan kondisi seperti ini kita di serang oleh negara lain, pasti kita akan memiliki pertahanan yang lemah dan tidak siap untuk perang, yah karena selain persediaan persenjataan kita yang minim kita juga tidak ada pasokan bahan makanan yang cukup. apa sungguh mau perang dengan kondisi perut kosong??
tidak sampai 15 hari negara ini akan lenyap.

Pertanian di indonesia

Karena pentingnya Petani bagi negara seharusnya pemerintah memberikan fasilitas dan penanganan yang benar kepada para petani, dan memberikan kelayakan serta apresiasi yang lebih. Tapi bagaimana dengan keadaan sekarang ini? Harga pupuk yang semakin mahal dan mayoritas mengunggulkan pupuk kimia, yang sebenarnya ini dapat merusak humus tanah dengan cepat, beda halnya dengan pupuk kandang dapat menjadikan/ menyuburkan tanah lebih lama. 

Sekarang di indonesia sendiri seorang petani adalah hal yang tidak keren, kuno, kampungan, apa kerja kok tani, kuliah tinggi- tinggi akhirnya juga tani pekerjaannya. Ini merupakan presepsi yang salah yang membudaya di indonesia ini, sehingga banyak sekali pemuda masa kini yang tidak melestarikan pertanian di negara kita, padahal potensi pertanian kita saangat melimpah, berbeda dengan negara maju lainnya yang tanahnya kurang produktif sehingga menggunakan segala cara untuk bertahan hidup, yah salah satunya adalah produk industri, telekomunikasi, internet dan lain sebagainya. Yang mereka anggap lebih modern dan masa kini, padahal hal tersebut kurang maksimal jika kita laksanakan di Indonesia, apalagi minimnya SDM. yaah paling tidak kita memaksimalkan dulu apa yang kita miliki barulah kita memaksimalkan potensi- potensi lain yang ada.

Itulah mengapa saya mengatakan bahwa Petani itu sebagai Jantung Negara, Karena memang petani sangat penting dan perlu demi kemajuan dan kesejahteraan kita.
semoga bermanfaat :D
(arf)

0 Response to "Petani sebagai Jantung Negara"

Post a Comment

Apabila Informasi yang saya sampaikan terdapat kesalahan saya mohon maaf, dan alangkah baiknya jika di sampaikan melalui Komentar dibawah ini. Secepat mungkin akan saya perbaiki :D
"Tak ada mahluk Tuhan yang Sempurna"